close
Banner iklan disini
..::: ..::Semoga Di Awal Tahun ini - Banyak Manfaat Yang kita Dapatkan..::..Selamat Datang Di ITBI..::..AYO GABUNG BERSAMA ITBI..::..Ikatan Terapis Bekam Indonesia..::..Bagi Anggota ITBI ketika mendaftarkan diri dan belum melampirkan fotocopy KTP dan surat Pernyataan Keanggotaan , Mohon mengirimkan secepatnya ke alamat email : informasi.online@yahoo.co.id..::..Belum Menjadi Anggota ITBI...?, Silahkan Daftar Di sini....... .::. Bantu Kami Dalam Mendakwahkan Pengobatan Islam dengan Menebar Link WWW.i-tbi.org di blog dan Website Anda, Serta Menebarkan LINK LOGO ITBI..::..Semoga Allah SWT Membalas kebaikan semua.AMIN ...::..Bagi yang telah mendaftarkan diri sebagai Anggota ITBI secara Online dan Belum melampirkan nomor urut ATM, tanggal dan jumlah tranfer atau nomor bukti cetak bukti setoran tunai, dimohon melampirkannya agra sertifikat keanggotaan dapat dibuat dan dikirimkan....:::...Bagi Anggota yang membutuhkan Rekomendasi ITBI silahkan kirimkan via email surat permohonan Rekomendasi dari ITBI

Beberapa Hadist Mengenai Bekam

"Hendaklah kamu semua melakukan pengobatan bekam dibagian tengkuk, karena sesungguhnya hal itu merupakan obat dari 72 jenis penyakit" (HR. At Thabrani) 

"Kesembuhan itu ada pada 3 hal, yaitu minuman madu, sayatan alat bekam dan Kay (pembakaran) dengan api, dan sesungguhnya aku melarang umatku dari Kay" (Hadis shahih) 



"Sesungguhnya pengobatan paling utama yang kamu gunakan adalah bekam" (Hadis shahih) 

"Aku tidak berjalan dihadapan sekelompok malaikat pun pada malam ketika aku diisra'kan, kecuali mereka berkata," Wahai Muhammad, perintahkanlah umat kamu agar berbekam!! "(Shajihu Al-Jami '5671) 

"Jika ada obat yang bisa mencapai penyakit, maka bekam juga dapat mencapainya" (Hadis shahih) 

"Sebaik-baik hamba adalah jurubekam, karena ia membuang darah kotor, melembutkan yang keras dan mencerahkan pandangan ...." (Hadis Hasan Gharib) 

"Kapan apa yang kamu gunakan sebagai pengobatan ada yang bisa mengenai penyakit atau berburu penyakit, maka itu adalah bekam" (HR Ibnu Jarir) 
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments
Loading...