close
Banner iklan disini
..::: ..::Semoga Di Awal Tahun ini - Banyak Manfaat Yang kita Dapatkan..::..Selamat Datang Di ITBI..::..AYO GABUNG BERSAMA ITBI..::..Ikatan Terapis Bekam Indonesia..::..Bagi Anggota ITBI ketika mendaftarkan diri dan belum melampirkan fotocopy KTP dan surat Pernyataan Keanggotaan , Mohon mengirimkan secepatnya ke alamat email : informasi.online@yahoo.co.id..::..Belum Menjadi Anggota ITBI...?, Silahkan Daftar Di sini....... .::. Bantu Kami Dalam Mendakwahkan Pengobatan Islam dengan Menebar Link WWW.i-tbi.org di blog dan Website Anda, Serta Menebarkan LINK LOGO ITBI..::..Semoga Allah SWT Membalas kebaikan semua.AMIN ...::..Bagi yang telah mendaftarkan diri sebagai Anggota ITBI secara Online dan Belum melampirkan nomor urut ATM, tanggal dan jumlah tranfer atau nomor bukti cetak bukti setoran tunai, dimohon melampirkannya agra sertifikat keanggotaan dapat dibuat dan dikirimkan....:::...Bagi Anggota yang membutuhkan Rekomendasi ITBI silahkan kirimkan via email surat permohonan Rekomendasi dari ITBI

Benarkah Tiga Cangkir Kopi Sehari Perpanjang Usia?

ITBI .org - Ini adalah kabar gembira bagi Anda yang gemar minum kopi. Sebuah penelitian mengindikasikan bahwa orang dewasa yang mengkonsumsi tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari cenderung hidup lebih lama. Bahkan, risiko kematian akibat penyebab paling umum menurun sebesar 10 persen ketimbang mereka yang tidak minum kopi.

Ini adalah riset berskala besar yang dilakukan para ahli dari U.S. National Cancer Institute, di mana melibatkan hampir 400.000 orang. Temuan ini berlaku untuk mereka yang berusia 50-71 tahun baik peminum kopi berkafein atau tanpa kafein.

Penelitian menunjukkan bahwa minum kopi dikaitkan dengan penurunan risiko kematian akibat penyakit jantung, penyakit pernapasan, stroke, diabetes, infeksi, dan cedera dan kecelakaan. Namun, peneliti menekankan, kontribusi konsumsi kopi untuk meningkatkan kesehatan masih belum jelas. Temuan ini juga tidak membentuk hubungan sebab-akibat.

"Saya pikir temuan ini benar-benar penting untuk menunjukkan bahwa penelitian kami adalah penelitian observasional. Artinya, kita hanya meminta berapa banyak mereka minum kopi dan kemudian mengamatinya," kata pemimpin riset, Neal Freedman, dari U.S. National Cancer Institute di Rockville, Md.

Freedman mengungkapkan, peminum kopi umumnya cenderung merokok lebih banyak - merupakan penyebab utama kematian. "Kami menemukan bahwa peminum kopi cenderung menghadapi risiko kematian yang lebih tinggi. Tapi ketika kita tidak menghubungkannya dengan rokok, kami menemukan hubungan terbalik." ujarnya.

Studi ini dipublikasikan pada 17 Mei 2012 dalam New England Journal of Medicine.

Untuk penelitian ini, para peneliti berfokus pada kebiasaan makan sekitar 400.000 laki-laki dan perempuan yang terlibat dalam National Institutes of Health-AARP Diet and Health Study antara tahun 1995 dan 1996. Tak satu pun dari peserta memiliki sejarah kanker, stroke atau penyakit jantung.

Setiap peserta ditanya tentang konsumsi kopi mereka, mulai dari nol sampai enam cangkir sehari atau lebih. Kondisi kesehatan partisipan dilacak sejak tahun 2008 atau sampai meninggal. Hasil penelitian menunjukkan, minum bahkan satu cangkir kopi sehari dikaitkan risiko kematian lebih rendah.

Tetapi uniknya, minum kopi tidak terkait dengan penurunan risiko kematian akibat kanker pada wanita, dan hanya memiliki dampak perlindungan pada pria saja. Efek perlindungan muncul lebih besar di antara mereka yang minum lebih dari satu cangkir sehari. Meski begitu, Freedman mencatat, hanya sedikit manfaat yang terlihat pada mereka yang minum dua cangkir sehari dan enam cangkir sehari.

"Ke depan, kita perlu benar-benar melihat komponen yang berbeda dalam kopi. Selain kafein, kopi mengandung sekitar 1.000 senyawa lain dan antioksidan, beberapa diantaranya mungkin bermanfaat dan beberapa tidak," kata Freedman.

Freedman menambahkan, cara penyajian dan pemilihan jenis kopi yang baik juga perlu dieksplorasi lebih jauh. "Kita tidak tahu apakah ini juga mempengaruhi perkembangan penyakit," jelasnya.

Sumber : Helatydaynews

Freedman merekomendasikan, setiap orang sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai untuk minum kopi lebih banyak. Pasalnya, riwayat kesehatan pribadi dapat mempengaruhi seberapa banyak jumlah konsumsi kopi yang boleh Anda terima.
Previous
Next Post »
Comments
0 Comments
Loading...