close
Banner iklan disini
..::: ..::Semoga Di Awal Tahun ini - Banyak Manfaat Yang kita Dapatkan..::..Selamat Datang Di ITBI..::..AYO GABUNG BERSAMA ITBI..::..Ikatan Terapis Bekam Indonesia..::..Bagi Anggota ITBI ketika mendaftarkan diri dan belum melampirkan fotocopy KTP dan surat Pernyataan Keanggotaan , Mohon mengirimkan secepatnya ke alamat email : informasi.online@yahoo.co.id..::..Belum Menjadi Anggota ITBI...?, Silahkan Daftar Di sini....... .::. Bantu Kami Dalam Mendakwahkan Pengobatan Islam dengan Menebar Link WWW.i-tbi.org di blog dan Website Anda, Serta Menebarkan LINK LOGO ITBI..::..Semoga Allah SWT Membalas kebaikan semua.AMIN ...::..Bagi yang telah mendaftarkan diri sebagai Anggota ITBI secara Online dan Belum melampirkan nomor urut ATM, tanggal dan jumlah tranfer atau nomor bukti cetak bukti setoran tunai, dimohon melampirkannya agra sertifikat keanggotaan dapat dibuat dan dikirimkan....:::...Bagi Anggota yang membutuhkan Rekomendasi ITBI silahkan kirimkan via email surat permohonan Rekomendasi dari ITBI

Batalkah Puasa Jika Memakai Obat Tetes Mata?

Ikatan Terapis Bekam Indonesia - ITBI - Ketika para ulama memberi definisi puasa dengan menahan (al-imsak), maka yang dimaksud menahan di sini adalah menahan dari semua perkara yang membatalkan puasa. Hal ini termasuk di antaranya, makan, minum, dan juga hubungan badan, jima. Selain itu, ada juga hal-hal lain yang belum disebutkan, di antaranya, sesuatu yang dimasukkan melalui rongga tubuh.

Ini termasuk rongga yang tidak biasa digunakan untuk makan atau minum. Puasa menjadi batal ketika ada hal yang masuk ke dalam rongga, baik sengaja maupun tak sengaja.

Bagaimana dengan penggunaan celak dan obat tetes yang digunakan pada mata? Ada yang mengatakan, jika ditemukan rasanya di kerongkongan, maka puasanya batal. Namun jika rasa tersebut tak dirasakan, maka puasanya tetap sah. Kendati demikian, sebagian ulama berpendapat, obat tetes mata dan celak tidak membatalkan puasa meskipun ditemui rasanya di kerongkongan. Pasalnya, obat tetes mata bukan hal yang lazim sebagai pengisi perut dan tidak mengeyangkan.

Imam Abu Hanifah dan Syafi'i berpendapat, pemakaian celak tidak membatalkan puasa. Hal ini berdasarkan riwayat bahwa Nabi SAW bercelak di bulan Ramadan. Selain itu, mata dipandang tidak termasuk rongga yang menerus ke perut, sehingga apa yang masuk melaluinya tidak merusakkan puasa, sama seperti orang yang meminyaki rambut di kepalanya.

Adapun sesuatu yang tidak mungkin dihindari masuknya seperti air liur yang tertelan, debu jalanan, atau tepung yang diayak, semuanya tidak membatalkan puasa, dan termasuk ke dalam kategori yang di maafkan, ma'fu 'anh. Seperti juga debu atau lalat yang terbang kemudian masuk secara tidak sengaja ke mulut atau tenggorokan, mani yang keluar tanpa disengaja -sebab mimpi atau karena berpikir seputar seks, atau orang yang tiba-tiba muntah, maka hal-hal tersebut tidak membatalkan puasa.

Apabila terasa ada makanan yang tersisa di tenggorokan dan sulit untuk mengeluarkannya maka hukumnya disamakan dengan air liur di atas, tidak membatalkan puasa.







Editor :
Hindra
Previous
Next Post »
Comments
1 Comments

1 komentar:

Click here for komentar
Blog Jaja
admin
5 Januari 2013 20.45 ×

seperinya tidak membatalkan puasa, karena tidak masuk kedalam perut

Congrats bro Blog Jaja you got PERTAMAX...! hehehehe...
Reply
avatar
Loading...